Bila Anda mengalami kondisi gigi miring, nyeri rahang, atau kesulitan mengunyah akibat struktur gigi berantakan, dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk memasang behel. Penggunaan behel ini bertujuan untuk merapikan posisi gigi sekaligus memperbaiki bentuk rahang supaya Anda dapat beraktivitas dengan nyaman.
Supaya kesehatan gigi tetap terjaga, Anda membutuhkan perawatan khusus agar behel gigi tidak menjadi sarang bakteri dan kuman. Yuk, simak cara merawat behel gigi pada artikel berikut!
1. Kumur Pakai Air Garam
Bila Anda pertama kali menggunakan behel, disarankan untuk berkumur pakai air garam terlebih dahulu sebelum menerapkan cara merawat behel gigi lainnya. Sebab, air garam mampu mempermudah proses adaptasi akibat tekanan yang diberikan kawat gigi dan meredakan rasa nyeri. Untuk penggunaannya pun, Anda tinggal mencampur segelas air dengan 2 sendok makan garam halus dan kumurlah sebanyak dua kali sehari, saat pagi dan malam hari.
2. Bersihkan Gigi dengan Benar
Cara merawat behel gigi yang paling utama adalah menyikat gigi secara menyeluruh minimal dua kali sehari. Anda bisa memulainya dengan membersihkan permukaan gigi bagian depan, dilanjutkan dengan samping kiri dan kanan secara memutar.
Untuk gigi bagian atas, sikatlah dengan gerakan maju mundur. Diikuti dengan membersihkan lidah dengan gerakan menarik ke luar. Gunakanlah sikat yang lembut agar seluruh sudut gigi dapat dijangkau dengan mudah.
3. Gunakan Benang Gigi
The American Association of Orthodontists (AAO) menyarankan bagi pengguna behel gigi menggunakan benang gigi atau floss agar celah pada behel (antara kawat dan bagian bawah bracket) dapat dibersihkan secara maksimal. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kuas berbentuk bulat (interproksimal) untuk membersihkan sisa makanan yang menyangkut di sela gigi.
4. Penggunaan Oral Irrigator
Cara merawat behel gigi berikutnya adalah menggunakan oral irrigator atau water flosser. Alat khusus yang mampu menyemprotkan air dengan tekanan stabil ini berguna untuk membersihkan sela gigi dan bagian gigi yang berbatasan dengan gusi. Sehingga, sisa makanan yang menyangkut dapat larut dengan air.
5. Pakai Obat Kumur
Selanjutnya, agar behel gigi awet dan tidak bau dengan menggunakan obat kumur. Pilihlah larutan kumur yang mengandung fluoride, bebas alkohol, dan memiliki efek resistensi rendah, sehingga bakteri di dalam mulut tidak kebal terhadap obat kumur. Supaya lebih aman, konsultasikan pilihan obat kumur yang tepat pada dokter Anda dan mintalah rekomendasi produk sesuai dengan kondisi gigi Anda.
6. Hindari Makanan Keras
Saat behel pertama kali dipasang, Anda disarankan untuk menghindari makanan yang keras dan lengket sebagai cara merawat behel gigi. Hal ini dikarenakan jenis makanan tersebut mampu membuat kawat gigi bergeser dengan mudah dan juga mengikis email gigi. Apabila Anda ingin memakannya, sebaiknya potonglah makanan tersebut menjadi ukuran yang lebih kecil agar lebih mudah dikunyah.
7. Rutin Periksa ke Dokter Gigi
Bila Anda pengguna behel gigi, lakukan pemeriksaan kondisi behel secara rutin ke ortodontis minimal 1-3 bulan sekali. Upaya kontrol berkala ini merupakan salah satu cara merawat behel gigi agar awet dan tidak bau. Selain itu, Anda juga dapat melihat perkembangan gigi dari awal pemasangan, serta mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti kawat dan karet supaya behel tetap higienis.
Itu dia 7 cara merawat behel gigi yang perlu Anda terapkan. Untuk penggunaan behel gigi, biasanya memerlukan proses sekitar 2-5 tahun, tergantung dengan tingkat keparahan dan permasalahan gigi yang dialami pasien. Untuk hasil yang maksimal, Anda disarankan untuk menjaga kebersihan gigi dan melakukan kontrol di klinik gigi terpercaya, seperti Opal Dental agar proses merapikan gigi berjalan cepat.